Pesona Keindahan Vagina

Wanita memang identik dengan keindahan. Berbagai macam alat dan produk kosmetik dan kecantikan untuk wanita dijual di pasaran, mulai dari perawatan kulit, rambut, wajah, pakaian, perhiasan, bahkan sampai urusan sekualitas. Vagina sebagai salah satu organ tubuh wanita, tak luput dari sorotan. Meskipun tempatnya tersembunyi dan dianggap daerah yang paling rahasia pada wanita, namun pesona keindahan vagina juga perlu diperhatikan, tidak hanya bagi wanita yang telah memiliki pasangan hidup, namun juga berlaku bagi wanita yang masih gadis atau perawan.

Pria pada umumnya memang tidak terlalu memperhatikan bentuk dan pesona keindahan vagina. Mereka pada umumnya memandang vagina hanya sebagai organ seksual wanita yang bisa memuaskan birahinya. Namun demikian, dalam kenyataannya, vagina yang tidak terawat, ternyata bisa menurunkan hasrat pria dalam bercinta. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam hal pesona keindahan vagina ini antara lain:

  1. Bulu Vagina
    Bulu yang tumbuh di permukaan vagina terkadang memberikan daya tarik tersendiri saat pria menatap atau menyentuhnya. Tetapi di sisi lain, bulu-bulu lebat yang dibiarkan tumbuh dan tidak diperhatikan, juga akan menimbulkan kelembaban yang berakibat pada aroma tidak sedap karena keringat, atau bahkan mungkin bakteri.
    Jadi, rawatlah bulu vagina anda! Pakar andrologi Prof Dr dr Nukman Moeloek, Sp And mengakui bulu kemaluan memang tidak selamanya harus dicukur. “Kalau mau cukur ya tinggal cukur, kalau tidak juga tidak apa-apa. Yang penting usahakan tetap bersih.” (1)
    Menurut Guru Besar Andrologi dan Biologi Kedokteran Universitas Indonesia itu, umumnya pertumbuhan bulu akan terhenti setelah 2 bulan. Jadi bulu vagina yang sudah panjang tidak akan bertambah panjang terus meski tidak dicukur. Jadi idealnya, cukurlah bulu yang tumbuh di permukaan vagina kamu, sekurang-kurangnya 2 bulan sekali. Namun jika kamu atau pasangan kamu lebih menyukai bulu yang lebat dan merasa nyaman dengan itu, memeliharanya bukan pula sesuatu yang salah, tetapi kebersihannya harus tetap di jaga.
  2. Aroma Vagina
    Copulin, senyawa bau badan wanita paling tajam, banyak terdapat dalam getah vagina. Jika diurai, senyawa copulin berisi tiga jenis asam, yakni asam asetat (acetic acid), asam propanoat (propanopic acid) dan asam butanoat (butanoic acid), selain hormon golongan androstenol. (2)
    Dinding vagina dan cervix memproduksi sekresi yang berwarna putih atau sedikit kekuningan. Slama ovulasi sekresi mengeluarkan aroma yang khas pada vagina. Bahkan menurut sebuah penelitian disebutkan, bau sekresi vagina selama ovulasi lebih menyenangkan daripada waktu lain dalam siklus bulanan.
  3. Cairan Vagina
    Kimia alami vagina dan seimbangnya jumlah bakteri sangat penting untuk mendapatkan mucosa yang sehat. Kimia alami itu normalnya sedikit asam, dengan pH 4,0 sampai 5,0. (3)  Beragam faktor dapat mengganggu keseimbangan kimia alami ini dan menimbulkan problem pada vagina, salah satunya yang paling sering adalah terlalu seringnya mencuci (mengeringkan bagian dalam vagina) dan menggunakan cairan atau semprotan pembersih daerah kewanitaan. Vagina yang kering akan mengurangi kelembaban dan sekresi vagina yang sebenarnya normal. Akibatnya keseimbangan kimia alami di daerah vagina terganggu, sehingga organisme asing masuk, dan ini bisa meningkatkan kemungkinan infeksi pada vagina. Di sisi lain, Berbagai semprotan atau cairan pembersih vagina dapat menyebabkan iritasi, reaksi alergi, infeksi, rasa terbakar, lecet pada paha, dan berbagai masalah lainnya. Padahal, yang diperlukan sebetulnya hanya mandi bersih, termasuk daerah selangkangan, menggunakan sabun biasa.
  4. Bentuk Vagina
    Bentuk vagina yang menarik, akan memberikan rangsangan lebih pada pasangan untuk melakukan aktivitas seksual. Memang tidak ada patokan standar untuk jenis vagina yang indah, di samping itu bentuk vagina juga sangat dipengaruhi oleh pembawaan sejak lahir. Namun demikian, bukan berarti bentuk vagina tidak bisa berubah karena faktor eksternal. 
    Terlalu sering melakukan hubungan seks atau masturbasi bisa menyebabkan bibir vagina menjadi terlihat hitam dan kadang juga bisa menyebabkan labia minora menyembul keluar vagina. Pria pada umumnya menyukai permukaan vagina yang terlihat kencang dan rapat. Ada daya tarik seksual tersendiri yang dilahirkan dari bentuk bibir vagina yang indah dan tersusun rapi. 
  5. Dinding Vagina
    Pesona dinding vagina memang tidak tampak dari luar, tetapi pesonanya terasa ketika melakukan hubungan seks, di mana terjadi sentuhan antara batang penis dengan dinding vagina yang dapat merangsang terjadinya orgasme, baik pada pria maupun wanita. Pada umumnya pria menyukai dinding vagina masih kencang, seperti pada perawan yang baru pertama kali melakukan hubungan seks. Aktivitas seks yang sering dilakukan dan proses melahirkan akan menjadikan dinding vagina tidak terlalu sempit lagi, namun hal tersebut bisa diatasi dengan melakukan senam dan terapi vagina. Selain itu, sebagian orang juga berpendapat bahwa dinding vagina pasca melahirkan bisa kembali sempit dengan mengkonsumsi jamu dan obat-obatan tertentu.

___________________________

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: